INDOTELNEWS BERITA INDEPENDENT REALITA DAN RINGAN

fluidplans

a recent study shows… Atheists tend to have a higher IQ and fewer self esteem issues..

Psychologists from the University of Rochester define intelligence as ‘ability to reason, plan, solve problems, think abstractly, comprehend complex ideas, learn quickly, and learn from experience’. They go on to define religion as some sort of involvement in part or all of the aspects of a belief process.

A meta-analysis of 63 studies showed a significant negative association between intelligence and religiosity. The association was stronger for college students and the general population than for participants younger than college age; it was also stronger for religious beliefs than religious behavior. 53 from the 63 studies displayed a ‘reliable negative relation between intelligence and religiosity’, in 10 of the 63 studies that relationship positive.

Three possible interpretations were discussed.

First, intelligent people are less likely to conform and, thus, are more likely to resist religious…

Lihat pos aslinya 138 kata lagi

Iklan

image

Jakarta – Siapa bilang berbuka puasa hanya dengan yang manis

Crew i-news menemukan beberapa keunikan yang ada dijakarta, diantaranya berbuka puasa dengan nasi goreng yang kebanyakan orang mencari makanan yang segar. Tapi tidak dengan salah satu chef yang mempunyai rumah makan ayam bakar dibilangan selatan jakarta ini, menurut penuturannya makan nasi goreng disaat berbuka sangatlah nikmat dan nasi goreng yang dibuatnya benar-benar nikmat ditambah lagi dengan segelas es teh manis.

Yang membuat menarik adalah chef yang tidak mau disebutkan namanya mempunyai rumah makan tetapi masih bekerja disalah satu hotel berbintang dijakarta.

Disaat crew indotelnews menanyakan mengapa masih mau bekerja ia menjelaskan ” saya belum bisa apa-apa dan masih banyak ilmu yang harus dipelajari ” begitu penuturannya yang sangat  rendah hati. (Makanan lezat kok bilang belum bisa apa-apa chef)red

Chef yang satu ini sangat tahu cita rasa lidah orang indonesia dan bukan hanya itu saja, masakan bertema ala westernpun bisa dibuatnya hanya saja rasa dari masakan ala western ini sangatlah berbeda dengan masakan ala indonesia.

Untuk anda yang ingin mencicipi masakan chef ini, anda dapat menghubungi kami di redaksi@post.com

Nasi goreng kalibata

image

Jakarta – Apa yang anda pikirkan disaat mendengar daerah ” Kalibata ” mungkin terbesit dalam pikiran anda adalah makam pahlawan kalibata, tapi tidak demikian makna kalibata untuk restoran yang berada dibilangan daerah tersebut yang menyajikan cita rasa makanan bertajuk kalibata.

Salah satu yang terkenal adalah nasi goreng kalibata yang diciptakan bukan hanya sensasi rasa yang sangat mengugah selera nafsu makan, nasi goreng kalibata menurut penuturan chef (juru masak)red semua yang menikmati santapan nasi goreng kalibata ini adalah porsi yang beda dari kebayakan restoran yang menyediakan makanan serupa, menurut chef nasi goreng kalibata ini mempunyai tema ” makan satu piring kebayakan, makan berdua kurang” menarik bukan?

Saat salah satu crew mencicipi nasi goreng ini memang sangatlah nikmat bahkan satu piring yang disajikan sangatlah mengenyangkan bahkan masih tersisa, tapi untuk anda yang sedang lapar satu porsi sangat cukup memuaskan. Isi dari nasi goreng kalibata ini beragam untuk yang menyukai isi nasi goreng dengan tambahan ikan asin, petai, daging, hingga seafood ada dalam nasi goreng kalibata ini. Untuk tingkat kepedasan dari nasi nasi goreng dapat anda pilih dari tidak pedas, pedas, bahkan bila anda penikmat makanan pedas dapat anda minta kepedasan yang luar biasa membuat keringat bercucuran saat menyantap nasi goreng kalibata tersebut.

image

Untuk menikmati nasi goreng kalibata dapat mendatangi restoran swiss cafe restoran, untuk harga makanan restoran dari murah sampai dengan plus belum termasuk pajak 21% tapi harga masih cukup terjangkau dan sangat memuaskan.

BAMBU DI ERA KOMPUTERISASI

image

Jakarta – Anda mungkin pernah mendengar guyonan para pelawak yang mengatakan bersekolah di pohon bambu mungkin ada benarnya kelakar yang dibuat dan tidak tanggung-tanggung seorang anak bisa bersekolah dari hasil bambu, mungkin untuk sebagian orang bambu tidaklah terlalu berharga tapi, untuk pak ahmad pebisnis bambu dibilangan bekasi kota ini mempunyai keuntungan tersendiri. Di jaman era teknologi yang semakin pesat, bambu selalu hadir memberikan fasilitas dalam pembangunan contohnya rumah-rumah entah dari rumah mewah, komplek perumahan elite hingga pedesaan. Bahkan bukan hanya untuk pembangunan rumah tapi kualitas dari kerajinan anyaman bambu yang di ekspor ke berbagai negara harganya bisa fantastis.

image

Jika dilihat dari segi harga 1 batang bambu dikisaran 18 ribu rupiah yang termurah dan 35 ribu perbatang bambu yang termahalnya, tergantung dari diameter dan kualitas bambu tersebut. menurut penuturan pak ahmad pembeli bambu dapat dibilang bermacam-macam tidak hanya untuk pembangunan rumah tetapi untuk anyaman kerajinan tangan yang akan dikirim domestik hingga keluar negeri.

Dari bambu ini pak ahmad bisa meraup keuntungan 2 juta dalam satu harinya bila situasi cukup ramai pembeli, dan dari hasil usaha yang dijalankan ini dapat menyekolahkan dua anaknya. Pak ahmad sendiri bercita-cita memberikan pendidikan setinggi-tingginya untuk anak-anaknya. Sekilas memang bambu tidak mempunyai harga tetapi disisi lain bambu dapat memberikan penghidupan yang layak ditengah-tengah persaingan bisnis usaha yang semakin canggih di era teknologi komputerisasi. (BCLS)

Reformasi Indonesia Tahun 1998: http://youtu.be/3sTQ2VTjA1Y

Jakarta – Pada tahun 1998 lalu republik indonesia (RI) terjadi reformasi besar-besaran dalam dunia politik indonesia yang merengut korban jiwa, kini indonesia telah melupakan para korban yang berjuang untuk republik ini.

Saat ini tidak ada gambaran generasi muda yang akan memberikan kemajuan untuk indonesia, dapat kita lihat banyak yang menyalah gunakan pengorbanan para pejuang-pejuang yang berkorban hingga titik darah penghabisan.

Dulu bangsa ini melawan penjajah hanya dengan bermodal bambu runcing yang dapat membuat kita terbebas dari para penjajah dari luar, tapi kini para pejuang akan menangis melihat bangsa ini yang hancur karena ketamakan dan kemunafikan bahkan untuk kepentingan pribadi. Korupsi menjadi musuh terbesar bangsa ini dimana kejujuran itu penting dalam menjalankan secara pribadi dan profesional.

Selamatkan bangsa dan negara republik indonesia dari kepentingan pribadi untuk menuju kehidupan lebih baik di negara ini. (BM)

image

Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) mengalami kerugian besar sepekan terakhir, akibat gudang senjatanya dibombardir oleh jet tempur Yordania. Operasi militer yang dipimpin langsung Raja Abdullah II itu menghancurkan kurang lebih 20 persen kekuatan militer pejuang khilafah.

“Kami tidak akan berhenti. Kami yakin bisa menghapus (ISIS) dari muka bumi,” kata Pemimpin AU Yordania Marsekal Mansyur Al Jabur seperti dilansir Al Arabiya, Senin (9/2).

Yordania adalah pelaksana utama serangan bersama terhadap ISIS sejak September 2014. Selain kerajaan yang masih memiliki garis keturunan dari Nabi Muhammad itu, pasukan gabungan ini terdiri atas Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Hitungan intelijen, lebih dari 7.000 miltan ISIS tewas akibat serbuan militer dari banyak negara.

Namun Yordania marah besar ketika pilot mereka, Muath Al-Kassesbeh, ditahan ISIS sejak akhir tahun lalu dibakar hidup-hidup. Insiden itu yang memicu kemarahan Raja Abdullah.

“Selama tiga hari operasi militer, kami berhasil menggelar 56 pemboman logistik, tempat persembunyian, dan gudang senjata ISIS di utara dan Timur Laut Suriah,” kata Mansyur.

Yordania mengakui ada kemungkinan warga sipil menjadi korban. Tapi Mansyur mengklaim pilot tempur mereka melakukan serangan dengan efisien.

Sebelumnya dikabarkan warga AS bernama Kayla Muller tewas akibat serangan rudal Yordania. Kayla berada di Suriah sebagai relawan kemanusiaan, tapi sejak tahun lalu dia ditahan oleh ISIS.

Namun Kerajaan Yordania meragukan informasi tersebut, karena yang menyebarkan adalah juru propaganda ISIS.

“Kami mendengar bahwa tahanan asing ISIS ikut tewas akibat serangan udara ini. Tapi sejauh ini tidak ada bukti yang bisa diperlihatkan mereka mengenai kematian tahanan akibat serangan Yordania,” kata Juru Bicara Yordania, Muhammad al-Momani.

disadur ulang dari merdeka.com dan al arabiya.

INDOTELNEWS

Selamatkan indonesia

image

Jakarta – Hingga saat ini, belum jelas bagaimana ujung kasus KPK versus Polri ini. Yang perlu diselamatkan sekarang bukan lagi KPK atau Polri, melainkan Republik Indonesia.

Sikap Presiden Jokowi yang lamban apapun alasannya telah memberikan ruang-waktu bagi terbentuknya kompleksitas persoalan yang menimbulkan kebingungan serta sedikit memudarkan harapan rakyat atas kepemimpinannya.

Pernyataan pernyataan yang seolah-olah cerdas dari para elit serta kalangan advokat, yang sangat mahir menampilkan “kebenaran semu”, telah menimbulkan pro kontra di kalangan rakyat. Banyak yang membela KPK dengan moto “Save KPK” dan menuduh Polri telah melakukan kriminalisasi terhadap pimpinan KPK. Ada yang membela Polri dan membawa bendera “Save Polri” sembari mengatakan bahwa KPK bukan malaekat dan bahwa proses di Bareskrim telah sesuai standar prosedur yang ada,.dan adalah fakta bahwa memang keempat pimpinan KPK telah melakukan perbuatan melawan hukum yang harus diproses oleh kepolisian, dalam hal ini Badan Reserse Kriminal (Bareskrim).

Saat ini orang menuntut Presiden untuk menyelamatkan KPK dengan mengeluarkan PERPPU, sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu perlu, jika Presiden dapat bereaksi lebih cepat. Namun jika PERPPU kemudian dikeluarkan yang cenderung “memihak KPK” apalagi jika Budi Gunawan (BG) tidak jadi dilantik, pasti akan muncul reaksi penolakan dengan argumen, status BG dan status keempat pimpinan KPK sama-sama tersangka, seharusnya Presiden bersikap netral dan mengeluarkan PERPPU yang bersifat netral juga.

Benarkah kelima kasus yang dituduhkan ke BG serta ke-empat pimpinan KPK memiliki bobot yang sama bagi kepentingan bangsa, rakyat dan negara Republik Indonesia ini?

Asumsi tuduhan terbukti, apa dampaknya?

Coba kita jawab pertanyaan diatas dengan menggunakan “asumsi ekstrim” bahwa: tuduhan atas kelima orang tersebut benar dan terbukti dan mensimulasikan dampak dari tindakan pidana mereka berlima bagi kepentingan rakyat dan negara. Kemudian berdasarkan pertimbangan itulah, langkah harus diambil dengan motto “Save Indonesia” dan bukan hanya “Save KPK” ataupun “Save Polri”.

Berpijak pada asumsi tersebut, jika “ternyata” berdasarkan keterangan para saksi termasuk koruptor terpidana Akil Mochtar, Bambang Widjojanto terbukti merekayasa keterangan saksi, ia akan dijatuhi hukuman. Hal ini tentu tidak dapat menganulir keabsahan Bupati Kota Waringin Barat saat ini, karena jelas kasus ini sudah kedaluarsa dari sudut sengketa hasil Pilkada. Jadi hanya Bambang Widjojanto yang akan dipenjara karena kesalahannya. Akibatnya bagi publik sangat amat minim.

DAFTAR TANGKAPAN KAKAP KPK

Djoko Susilo

Kasus bekas kepala korps lalu lintas Polri ini banyak dikutip setelah calon Kapolri Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka. Serupa dengan Gunawan, Irjen Pol. Djoko Susilo yang terjerembab lantaran kasus korupsi proyek simulator ujian surat izin mengemudi itu sempat melawan KPK yang kemudian memicu perang Cicak versus Buaya jilid pertama. Djoko Susilo divonis hukuman penjara selama 18 tahun.

Begitu pula dengan kasus Adnan Pandu Praja, komisioner KPK lainnya. Jika terbukti bersalah melakukan penipuan sehingga mengambil alih saham sebuah perusahan seperti yang dituduhkan, maka ia akan dihukum dan saham tersebut dikembalikan ke pihak yang berhak. Apa akibatnya bagi publik? Praktis tidak ada.

Kasus Abraham Samad pun demikian, katakanlah dia pernah bertemu dengan pimpinan PDIP dan membicarakan persoalan pencalonannya sebagai Cawapres ketika itu, apakah persoalan itu akan merugikan kepentingan rakyat? Menurut penulis sangat lemah korelasinya, apalagi hal ini adalah hal yang sudah menjadi wacana publik saat itu, bahwa Abraham Samad memang adalah salah satu dari tujuh cawapres yang digadang untuk mendampingi Jokowi. Begitu pula kasusnya dengan wanita, itu adalah persoalan moral yang lebih bersifat pribadi. Seandainya benar, tetap merupakan sebuah kesalahan etika, moral maupun hukum namun dampak dari kesalahan yang dibuat itu atas seluruh perjalanan bangsa adalah sangat kecil.

Bagaimana kasus Budi Gunawan?

Jika dia terbukti bersalah berarti, dia telah menerima gratifikasi dari sekian banyak perwira Polri yang ingin mendapatkan promosi jabatan di tubuh Polri. Apakah dampaknya bagi publik, bagi rakyat dan negara Indonesia? Sangat dahsyat. Itu membuktikan bahwa ‘rumor” yang berkembang sekian lama bahwa untuk mendapatkan jabatan di tubuh Polri harus menyiapkan sekian ratus juta adalah suatu kebenaran.

Dampak lanjutan juga sangat dahsyat, jika seperti itu praktik promosi karier di tubuh Polri maka wajar sekali temuan berbagai lembaga survey dalam beberapa tahun terakhir bahwa Polri termasuk dalam deretan lembaga terkorup di negeri ini.

Kondisi seperti itu jelas akan berpengaruh pada kualitas pelayanan, bagi tegaknya keadilan yang berpengaruh langsung pada kesejahteraan bangsa.

Jelas dampaknya jauh lebih signifikan dibandingkan dengan dampak yang ditimbulkan oleh kasus kasus yang relatif sepele yang disangkakan kepada keempat komisioner KPK diatas.

Mungkin saja bukan merupakan kebetulan bahwa ketika kasus ini mencuat di ruang publik, Labora Sitorus juga sedang jadi buronan karena kasus rekening triliunan yang dimilikinya serta di NTT, sedang terjadi proses pengadilan atas Brigpol Rudy Soik dimana sejumlah perwira Polri terindikasi terlibat dalam perdagangan manusia dari NTT.

Saya sangat yakin bahwa banyak contoh di negeri ini yang bisa ditambahkan selain dua contoh diatas, yang sebenarnya hanya merupakan akibat dari sistem yang koruptif dari tingkat atas sekali.

Yang perlu diselamatkan adalah Republik Indonesia

Jelas sekali dengan menerapkan asumsi ekstrim kita dapat lebih jernih melihat perbandingan akan lima kasus yang saat ini jadi perdebatan publik dan dengan sedikit melakukan analisa resiko serta mitigasinya kita dapat menjawab mana yang harus jadi prioritas penyelamatan dalam setiap langkah yang harus diambil kepala negara, termasuk dalam bentuk PERPPU yang disarankan kepada Presiden oleh banyak kalangan.

Kalau yang jadi prioritas adalah kepentingan negara,maka sangat tidak penting lagi tokoh tokoh yang terkait dengan persoalan ini, tidak Budi Gunawan, tidak Abraham Samad, bahkan juga bukan KPK maupun Polri, melainkan Republik Indonesia.

Itu satu satunya hal terpenting untuk diselamatkan. Resiko apapun harus diambil oleh kepala Negara demi kepentingan bangsa dan negara ini, termasuk kehilangan dukungan dari partai yang mengusungnya.

Penulis sangat yakin bahwa Presiden sangat memahami bahwa jabatan itu bukan hadiah dari partai pengusungnya yang harus dijaga dengan merawat hubungan dengan partai pengusungnya namun sejatinya adalah amanah dari rakyat penghuni nusantara ini, yang harus dijaga dengan memperjuangan kepentingan negara yang lebih luas.

Let Us Save Indonesia…
Disadur DW
image may be subject to copyright.

Awan Tag